Tampilkan postingan dengan label tulisan anggota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan anggota. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 November 2009

Tulisan Anggota - 18095492


Firewall merupakan suatu cara atau mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun
sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan
menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar
yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server,
router, atau local area network (LAN) anda.
konfigurasi sederhananya:
pc (jaringan local) == firewall == internet (jaringan lain)
Firewall untuk komputer, pertama kali dilakukan dengan menggunakan prinsip “non-routing” pada sebuah
Unix host yang menggunakan 2 buah network interface card, network interface card yang pertama di
hubungkan ke internet (jaringan lain) sedangkan yang lainnya dihubungkan ke pc (jaringan lokal)(dengan
catatan tidak terjadi “route” antara kedua network interface card di pc ini). Untuk dapat terkoneksi dengan
Internet(jaringan lain) maka harus memasuki server firewall (bisa secara remote, atau langsung), kemudian menggunakan resource yang ada pada komputer ini untuk berhubungan dengan Internet(jaringan lain),
apabila perlu untuk menyimpan file/data maka dapat menaruhnya sementara di pc firewall anda, kemudian
mengkopikannya ke pc(jaringan lokal). Sehingga internet(jaringan luar) tidak dapat berhubungan langsung
dengan pc(jaringan lokal) .
Dikarenakan masih terlalu banyak kekurangan dari metoda ini, sehingga dikembangkan berbagai bentuk,
konfigurasi dan jenis firewall dengan berbagai policy(aturan) didalamnya.
Firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :
1. Mesin/Komputer
Setiap mesin/komputer yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan
semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
2. Jaringan
Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis topologi jaringan
yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan, organisasi dsb.

Selengkapnya...

Tulisan Anggota - 18095500


Sejarah ADSL
Penelitian tentang cara pentransferan data berkecepatan tinggi dengan menggunakan saluran telepon sudah lama dilakukan oleh para ahli. Sedangkan penelitian teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) sendiri pertama kali dimulai pada tahun 1989 yang dilakukan oleh perusahaan Bell Core. Kemudian diawal tahun 1990 berbagai uji coba dilakukan di Amerika, Eropa dan Jepang.
Pada saat itu aplikasi teknologi ADSL ini hanya sebatas pada VOD (Video On Demand = menyaksikan suatu acara (program TV, video film dan sejenisnya) sesuai dengan keinginan kita saja). Karena pada VOD kecepatan tinggi untuk akses pen-download-an (dari server ke user) sangat diperlukan, sedangkan kecepatan akses peng-upload-an (dari user ke server) tidaklah begitu dipentingkan. Dengan kata lain kecepatan akses untuk download dan upload pada VOD berbeda (asymmetric).
Akan tetapi pada saat itu teknologi ADSL yang dikembangkan oleh Bell Core ini tidak begitu mengalami kemajuan. Dapat dikatakan mengalami kemacetan. Hal ini disebabkan oleh beberapa sebab, antara lain : saat itu biaya pengoperasian server sangatlah mahal, teknologi ADSL untuk VOD sendiri masih belum matang dan belum mendapat sambutan yang hangat dari customer.
Pada tahun 1995, internet berkembang begitu pesatnya. Kebutuhan akan akses kecepatan tinggi dengan biaya murah merupakan salah satu syarat untuk kemajuan internet itu sendiri di masa mendatang. Kemudian penelitian terhadap teknologi ADSL kembali dilakukan oleh para ahli.
ADSL Itu Teknologi MODEM
Banyak orang memberi penjelasan tentang ADSL dengan “suatu line yang….” Padahal ADSL itu sendiri sebenarnya hanyalah suatu MODEM yang biasa kita gunakan untuk akses internet dengan “dial up connection”, bukan suatu sistem sambungan/jaringan. Teknologi ADSL adalah suatu teknologi MODEM. Jadi kalau kita sedang berbicara tentang ADSL, artinya kita sedang berbicara tentang suatu MODEM yang dalam hal ini adalah MODEM ADSL.
Lalu apa bedanya dengan modem konvesional yang memiliki kecepatan pentransferan data maksimum 56 Kbps? Perbedaan antara modem ADSL dengan modem konvensional yang paling mudah kita jumpai adalah dalam kecepatan pentransferan (upload/download) data. Walaupun sama-sama menggunakan saluran telepon umum sebagai jalur komunikasinya, kecepatan pada modem ADSL berkisar antara 1.5 Mbps sampai 9 Mbps. Perbedaan kecepatan yang mencolok diantara keduanya (modem konvesional dan ADSL) dikerenakan perbedaan penggunaan frekuensi untuk mengirim sinyal/data.
Pada modem konvesional digunakan frekuensi dibawah 4 kHz, sedangkan pada modem ADSL digunakan frekuensi di atas 4 kHz. Umumnya modem ADSL menggunakan frekuensi antara 34 kHz sampai 1104 kHz (lihat gambar 2). Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan pentransferan sinyal/data antara modem konvensional dan modem ADSL.

Selengkapnya...

Tulisan Anggota - 18095490



TCP/IP protokol adalah jaringan dengan teknologi gpacket Switching g yang berasal dari proyek DARPA ( development of Defense Advanced Research Project Agency ) ditahun 1970-an yang dikenal dengan nama ARPANET. TCP/IP adalah protokol yang tersedia pada NT 4.0 dengan layanan aplikasi berorientasi internet dan intranet TCP/IP sendiri sebenarnya merupakan suite dari gabungan beberapa protokol. Di dalamnya terdapat protokol TCP, IP, SMTP, POP, dan sebagainya.

Tutorial ini akan menjelaskan tentang konsep dan aplikasi tcp/ip khususnya yang terdapat pada windows NT server.
Selengkapnya...

Tulisan Anggota - 18095559


Zaman sekarang, internet merupakan kebutuhan bagi banyak orang karena dengan internet kita bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Kebutuhan internet yang sangat penting sehingga peningkatan jumlah pemakai internet setiap tahun yang selalu meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri jumlah pemakai internet selalu meningkat dengan peningkatan yang cukup besar.

Sekarang banyak sekali layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih sesuai dengan kebutuhan kita, salah satunya layanan akses internet dari PT. Telkom seperti Telkomnet Instan dan Telkom Speedy. Telkomnet Instan merupakan layanan akses Dial-Up dengan kecepatan berkisar antara 40 Kbps - 56 Kbps sedangkan Telkom Speedy merupakan akses ADSL dengan kecepatan Up To 384 Kbps. Selain itu masih banyak sekali layanan-layanan akses internet yang bisa kita pilih.

Ada lagi layanan internet yang menggunakan Wireless Lan yang merupakan akses internet tanpa kabel atau menggunakan gelombang elektromagnetik seperti akses GPRS menggunakan handphone, PDA, laptop, dll. Selain itu sinyal Hotspot yang sering disebarkan ditempat-tempat seperti Mall, Cafe, Kampus, atau berbagai tempat lainnya bisa digunakan untuk mengakses internet, kita hanya perlu membawa peralatan mobile kita ditempat tersebut dan berinternetan disana.

Untuk dapat mengakses internet baik dengan kabel atau tanpa kabel selain diperlukan seperangkat komputer atau laptop diperlukan juga sebuah alat yang disebut Modem, modem berfungsi sebagai protokol yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital atau sebaliknya.

Mungkin itu saja tulisan yang dapat saya sampaikan hari ini... Selalu kunjungi blog ini karena saya akan selalu meng-update tulisan saya setiap harinya...

Selengkapnya...

Tulisan Anggota - 18095499


Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.

DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

Selengkapnya...

Tulisan Anggota - 18095491


Pengertian Jaringan

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas computer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

* Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
* Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
* Akses informasi: contohnya web browsing

Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station.

Terdapat 6 jenis topologi yaitu :

1. Bus
2. Ring
3. Star
4. Extended Star
5. hierarchical topology
6. Mesh

Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut :

Jenis-jenis Media yaitu :

1. Twisted Pair
2. Coaxial Cable
3. Optical Cable
4. Wireless

Topologi dibagi menjadi dua jenis yaitu Physical Topology dan Logical Topologi. Dibawah ini adalah jenis-jenis Physical Topologi.

Selengkapnya...

Minggu, 08 November 2009

Tulisan Anggota- 18095480

Pemrograman PHP

Pemrograman PHP sebenarnya sangat mudah dipelajari, dan artikel ini akan membantu anda untuk mempelajari tahapan pemrograman PHP dengan jauh lebih mudah lengkap dengan link-link yang berguna.



PHP adalah bahasa pemrograman yang relatif sangat mudah dipelajari karena sangat fleksibel dan tidak memerlukan aturan yang ketat dalam penulisan programnya. Nah, untuk bisa emmpelajarinya at least kamu harus memahami beberapa hal yang dasar terlebih dahulu. Kita mulai dengan urutan ilmu yang sebaiknya dikuasai terlebih dahulu ya.

Urutan Belajar Pemrograman PHP

Pertama sekali, kamu harus udah terbiasa nginternet. ini hukumnya wajib dan mandatory, karena PHP adalah bahasa pemrograman yang ditujukan untuk pemrograman di dunia internet. Perhatikan contoh-contoh web dinamis yang pernah kamu telusuri dan kamu pasti sudah melihat bahwa aplikasi web interaktif sangat bervariasi dan bermanfaat. Dengan melihat banyak contoh yang ada, maka kreasi kamu akan lebih kratif.


Kalau udah sering nginternet, kamu harus memahami dulu cara kerja pemrograman Internet. Kamu bisa mulai dengan mempelajari bagaimana sebuah halaman web dapat tampil di layar komputer kamu dari web server yang letaknya jauh di belahan bumi lain. Salah satu sumber yang baik adalah http://w3school.org check that out!


Setelah punya bayangan tentang cara kerja internet, kamu bisa mulai belajar pemrograman HTML dulu untuk membuat halaman web statis. Kamu perlu menguasai HTML ini demi keindahan tampilan web site yang akan kamu bikin. Lengkapi pengetahuan kamu dengan tambahan ilmu lain seperti CSS yang akan membuat kamu mudah dalam mengubah tampilan web kamu dalam waktu singkat.


Kalau udah cukup mateng di HTML, kamu udah bisa mulai melangkahkan kaki kamu untuk mempelajari pemrograman PHP. Hal ini akan memberikan kemampuan baru pada web site yang kamu buat yaitu sifat interaktif dengan pengunjung web site kamu. Sebagai salah satu sumbernya, kamu bisa belajar php di tutorial yang ada di situs ini.

Nah, saat kamu udah mulai mempelajari pemrograman PHP, kamu akan sampai ke satu titik di mana kamu akan membutuhkan database. Database ini berguna untuk membuat web site kamu lebih bermanfaat lagi yaitu dengan membuat kamu bisa menyimpan data untuk dan dari pengunjung web site kamu dalam jumlah besar dan menampilkannya dengan lebih mudah.


Ok, kalau udah sampai tahap ini, kamu udah memliki semua kemampuan dasar untuk membuat web site. Selanjutnya kamu tinggal mengasah kemampuan yang kamu miliki dengan banyak mempelajari script yang sudah ada. Kamu bahkan bisa membuat program PHP yang canggih tanpa perlu menuliskan setiap kode dari awal. Gunakan script yang ada untuk membantu kamu melakukan development web site PHP kamu dengan jauh lebih cepat. Kunjungi web site http://hotscripts.com sebagai salah satu sumber kamu, dan aktiflah di berbagai forum PHP yang ada.

Selengkapnya...

Kamis, 29 Oktober 2009

Tulisan Anggota - 18095542

Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Koneksi Jaringan

Mempersiapkan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC yang Bermasalah

Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak digunakan.


1. Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan Topologi Bus

Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.

Karakteristik topologi Bus adalah:

* merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
* Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
* Signal merewati 2 arah dengan satu kabel kemungkinan terjadi
collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
* Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah
satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti
* Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan
* dikirim pada setiap alat/device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya akan dilewati signal.

Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:


a) Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA.

b) Kabel dan konektor

Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10 mbps.

Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2 (ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna gelap.

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:

* Konektor BNC Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial.
* TerminatorBNC Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.
* TBNC Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung jaringan.

2. Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan topologi Star

Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.

Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.

Karateristik topologi Star adalah:

* Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
* Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
* Keunggulan jika terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
* Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP.

Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:

1. Kartu Jaringan (Network Interface Card/ LAN Card)

Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.

2. Kabel dan Konektor

Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4 pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia warna kabel yang terlilit adalah (orangeputih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biruputih biru).

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ 45 dan untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.

Memperbaiki Konektifitas Jaringan pada PC

Perbaikan konektifitas merupakan tindakan untuk memperbaiki atau menghubungkan komputer client dengan komputer jaringan. Tindakan yang dilakukan adalah termasuk pemasangan dan konfigurasi ulang perangkat yang diganti.

Pada pembahasan berikut akan membahas pada perbaikan konektifitas pada jaringan dengan Topologi Bus dan Topologi Star. Hal ini dilakukan untuk lebih memperdalam bahasan sesuai dengan kegiatan belajar yang pertama.
Tindakan perbaikan konektifitas jaringan melalui beberapa tahap yakni:

1) Pemasangan Kartu Jaringan (LAN Card) pada Motherboard

Pemasangan Kartu jaringan pada motherboar disesuaikan dengan kartu jaringan yang dimiliki apakah menggunakan model ISA atau PCI. Kartu jaringan model ISA tidak dapat dipasangkan pada slot PCI dan sebaliknya. Jadi pemasangan kartu jaringan harus sesuai dengan slot ekspansinya. Karena ukuran slot ekspansi yang tidak sama maka mempermudah dalam pemasangan sehingga tidak mungkin tertukar. Pemasangan kartu jaringan dapat dilakukan pada slot manapun selama slot tersebut tidak dipakai oleh komponen lain atau masih kosong. Karena apabila anda memindah komponen yang sudah ada maka saat menghidupkan komputer windows akan mendeteksi ulang pada seluruh komponen sehingga akan melakukan inisialisasi ulang ini terjadi pada windows 98, Windows 2000 dan windows XP.

2) Pemasangan Kabel pada Konektor

* Pemasangan Kabel Coaxial dan Konektor BNC
Pemasangan Kabel Coaxial dan konektor BNC harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai terjadi short atau hubung singkat karena dapat menyebabkan kabel yang kita buat membuat sistem jaringan menjadi down. Pengecekan apakah kabel tersebut dalam kondisi yang baik atau tidak putus ditengah juga harus dilakukan karena ini juga sebagai antisipasi supaya tidak terjadi kegagalan konektifitas. Pengecekan dapat dilakukan dengan multimeter pada kedua ujung apakah ada short atau putus tidak. Jika tidak ada maka dapat dilakukan penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC. Setelah selesai penyambungan Kabel Coaxial pada konektor BNC harus di cek lagi apakah ada short atau putus dalam kabel tersebut dengan menggunkan multimeter.
* Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45
Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45 untuk jaringan susunan kabel harus dilakukan standarisasi dengan tujuan untuk mempermudah dalam penambahan jaringan baru tanpa harus melihat susunan yang dipakai jika telah menggunakan standarisasi pengurutan kabel UTP ke konektor RJ 45.

Pengkabelan menggunakan Kabel UTP terdapat dua metode yaitu:

1. Kabel Lurus (Straight Cable)
Kabel lurus (Straight Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya adalah sama. Kabel lurus (Straight Cable) digunakan untuk menghubungkan antar workstation (Client) dengan Hub/Switch.

2. Kabel Silang (Crossover Cable)
Kabel Silang (Crossover Cable) adalah sistem pengkabelan antara ujung satu dengan yang lainnya saling disilangkan antar pengiriman (Transmiter) data dan penerima (Resiver) data. Kabel pengiriman data ujung satu akan diterima oleh penerima data pada ujung kedua begitupula sebaliknya penerima data satu merupakan pengirim data ujung kedua. Kabel Silang (Crossover Cable) digunakan untuk menghubungkan Hub/Switch dengan Hub/Switch atau antar dua komputer tanpa menggunakan hub.

3) Pemasangan Konektor pada sistem Jaringan

* Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus
Pemasangan Kabel Coaxial dengan konektor BNC pada Jaringan dengan topologi Bus yang menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
* Pemasangan Kabel UTP dengan Konektor RJ 45 pada Jaringan dengan Topologi Star
Pemasangan Kabel UTP dengan konektor RJ 45 pada Topologi Star adalah setiap node akan menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan. Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahankan untuk menambah, megurangi atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada.

4) Seting konfigurasi (penginstalan driver kartu jaringan, pemilihan Protocol, Pengisian IP Address, subnet mask dan workgroup.

Apabila secara hardware semua telah terpasang dengan baik maka langkah selanjutnya adalah konfigurasi secara software yang dapat dilakukan dengan cara:

a) Penginstallan Driver Kartu Jaringan (LAN Card)
Penginstalan driver dilakukan apabila kartu jaringan belum terdeteksi dikarenakan tidak suport Plug and Play (PnP). Hal ini disebabkan karena driver dari sistem operasi (98/Me) yang digunakan tidak ada sehingga memerlukan driver bawaan dari kartu jaringan tersebut. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara:
Klik start pada windows 98/me >> setting >> Control Panel

b) Pemilihan Protocol
Biasanya setelah melakukan instalasi kartu jaringan (LAN Card) dengan baik secara otomatis akan memasukkan protocol TCP/IP dikotak dialog tersebut ( Gambar 21) namun apabila belum maka dapat dilakukan cara-cara berikut:

c) Pengisian IP Address dan Subnetmask
IP Address merupakan alamat komputer yang unik dalam sistem jaringan. Karena dalam sistem jarigan yang dituju adalah IP Address sehingga jika terjadi IP Address yang sama maka kedua komputer cross penggunaan alamat yang sama.

Kelas Alamat IP Address

IP Address dikelompokkan menjadi lima kelas; Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D, dan Kelas E. Perbedaan pada tiap kelas tersebut adalah pada ukuran dan jumlahnya. IP Kelas A dipakai oleh sedikijaringan, tetapi jaringan ini memiliki jumlah host yang banyKelas C dipakai untuk banyak jaringan, tetapi jumlah host sedikit, Kelas D dan E tidak banyak digunakan. Setiap alamat IP terdiri dari dua field, yaitu:

* Field NetId; alamat jaringan logika dari subnet dimana komputer dihubungkan
* Field HostId; alamat device logical secara khusus digunakan untuk mengenali masing-masing host pada subnet.

d) Pemilihan Workgroup
Pemilihan workgroup untuk menentukan kelompok mana yang kita hubungai. Workgroup dapat juga disebut nama Jaringan yang ada jadi untuk masuk sistem harus menuju ke nama jaringan yang dituju apabila tidak maka juga tidak masuk dalam sistem jaringan tersebut.

Memeriksa, Menguji & Pembuatan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC

Tindakan yang dilakukan setelah konfigurasi sistem selesai dapat dilakukan tindakan akhir yakni:
1) Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan

2) Pengujian konektifitas jaringan

3) Pembuatan laporan hasil perbaikan pekerjaan yang telah
dilakukan

Dengan tindakan-tindakan tersebut diatas diharapkan perbaikan konektifitas dapat teruji dan handal sehingga tidak menggangu jaringan yang telah ada. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan untuk mengetahui apakah konektifitas yang telah dilakukan berhasil dapat dilakukan dengan cara:

A. Pemeriksaan ulang konfigurasi jaringan Pemeriksaan ulang konektifitas jaringan merupakan tindakan pengecekan ulang kembali dari proses paling awal yakni:

a) Memeriksa pemasangan kartu jaringan (LAN Card) apakah telah terpasang dengan baik atau tidak

b) Memeriksa Pemasangan konektor Kabel pada hub/switch atau konektor lain tidak mengalami short atau open,

c) Pemasangan konektor tidak longgar

d) Setting dan konfigurasi kartu jaringan secara software telah
benar sesuai dengan ketentuan jaringan sebelumnya baik dari instalasi driver kartu jaringan, Konfigurasi IP Address, Subnet mask dan Workgroup yang digunakan.

Apabila semua telah terpasang dengan baik dan benar maka langkah selanjutnya adalah pengujian konektifitas jaringan.

B. Pengujian konektifitas jaringan

Pengujian atau pengetesan jaringan dilakukan untuk mengetahui apakah komputer yang kita konektifitaskan telah berhasil masuk dalam sistem jaringan yang dituju.

Dalam menu network tersebut kita gunakan Fine Computer dimana kita akan melakukan pencarian berdasarkan nama komputer yang ada dalam jaringan saat penentuan identification pada saat penentuan workgroup.

Pada dialog find computer kita mencari berdasarkan nama komputer yang dicari. Hasil pencarian akan ditampilkan berupa daftar komputer yang telah sesuai dengan nama yang kita masukkan.

Cara pengujian hasil koneksi jaringan dapat pula dilakukan dengan cara double klik pada icon Network Neighborhood akan didapatkan daftar nama komputer yang telah masuk dalam jaringan sampai saat pengaksesan tersebut.

Cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah komputer tersebut telah terhubung dengan jaringan adalah dengan masuk pada windows explorer disana akan memberikan informasi secara lengkap.

Pengujian dapat pula dilakukan dengan menggunakan Ms Dos untuk melihat konfigurasi pada TCP/IP. Pada windows Ms Dos ketikkan C:>IPCONFIG/ALL (IP Configuration)

IPCONFIG (IP Configuration) memberikan informasi hanya pengalamatan TCP/IP pada konputer tersebut saja. Dari gambar tersebut bahwa komputer tersebut memiliki nomor IP Addres adalah 10.1.1.7 dan Subnet Masknya adalah 255.255.255.0 Untuk informasi yang lebih lengkap dapat juga dilakukan dengan mengetikkan pada Ms Dos adalah C:> IPCONFIG/ALL|MORE.

Dari tampilan IPCONFIG secara keseluruhan (all) dapat diperoleh informasi bahwa :

a) Host Name (Nama Komputer) adalah Komp_7

b) Diskripsi Kartu jaringannya adalah menggunakan Realtek
RTL8029(AS) jenis Eternet Adapter.

c) Physical Adapter adalah 00-02-44-27-25-73

d) IP Addres adalah 10.1.1.7

e) Subnet Masknya adalah 255.255.255.0

Untuk mendeteksi apakah hubungan komputer dengan jaringan sudah berjalan dengan baik maka dilakukan utilitas ping. Utilitas Ping digunakan untuk mengetahui konektifitas yang terjadi dengan nomor IP address yang kita hubungi.

Perintah ping untuk IP Address 10.1.1.1, jika kita lihat ada respon pesan Replay from No IP Address 10.1.1.1 berarti IP tersebut memberikan balasan atas perintah ping yang kita berikan. Diperoleh Informasi berapa kapasitas pengiriman dengan waktu berapa lama memberikan tanda bahwa perintah untuk menghubungkan ke IP Address telah berjalan dengan baik.

Apabila alamat yang dihubungi tidak aktif atau tidak ada maka akan ditampilkan data Request Time Out (IP Address tidak dikenal).

Berarti komputer tersebut tidak dikenal dalam sistem jaringan, atau sedang tidak aktif. Setelah melakukan pengujian pada sistem jaringan setiap komputer telah dapat terhubung dengan baik. Sistem jaringan tersebut dapat digunakan untuk sharing data ataupun printer, modem (Internet) dan sebagainya.

Sharing dimaksudkan untuk membuka jalan untuk komputer client lain mengakses atau menggunakan fasilitas yang kita miliki.
Untuk dapat melakukan sharing data dapat dengan cara masuk ke windows explorer pilih data atau directory yang akan disharingkan kemudian klik kanan lalu klik sharing.

Dengan sharing sistem jaringan dapat menggunakan 1 unit printer untuk mencetak data dari setiap komputer client sehingga memotong ongkos biaya untuk pembelian printer yang banyak.

Sebagai contoh sebuah komputer telah mensharing drive A, C, D, E, G dan sebuah printer canon berarti komputer tersebut membuka akses untuk setiap komputer dapat melihat, membuka dan menggunakan fasilitas printer yang ia miliki.


Selengkapnya...

Rabu, 28 Oktober 2009

Tulisan Anggota - 18095534

ADSL adalah kependekan dari Asymmetric Digital Subscriber Line, sebuah teknologi yang memungkinan data kecepatan tinggi dikirim melalui kabel telepon. ADSL memungkinkan untuk menerima data sampai kecepatan 1.5-9Mbps (kecepatan downstream) dan mengirim data pada kecepatan 16-640Kbps (kecepatan upstream).

ADSL membagi frekuensi dari sambungan yang digunakan dengan asumsi sebagian besar pengguna Internet akan lebih banyak mengambil (download) data dari Internet daripada mengirim (upload) ke Internet. Oleh karena itu, kecepatan data dari Internet biasa sekitar tiga sampai empat kali kecepatan ke Internet. Karena kecepatan upstream dan downstream tidak sama digunakan istilah Asymmetric.

Ada beberapa referensi yang dapat digunakan untuk mengetahui lebih dalam tentang teknologi ADSL, beberapa diantaranya adalah,

http://www.dslforum.org/index.shtml – Forum ADSL
http://electronics.howstuffworks.com/dsl.htm – Bagaimana Cara Kerja DSL
http://www.cs.tut.fi/tlt/stuff/adsl/pt_adsl.html – Intro ke teknologi ADSL
http://www.rhapsodyk.net/adsl/HOWTO/ – ADSL di Linux
http://www.kitz.co.uk/adsl/adsl.htm – Ensiklopedia ADSL

Beberapa keuntungan ADSL

Anda dapat tersambung ke Internet, dan tetap dapat menggunakan telepon untuk menerima / menelepon.
Kecepatan jauh lebih tinggi dari modem biasa.
Tidak perlu kabel telepon baru, ADSL memungkinkan mengggunakan kabel telepon yang ada.
Bebrerapa ISP ADSL akan memberikan modem ADSL sebagai bagian dari instalasi.

Beberapa kerugian ADSL.

Sambungan ADSL akan bekerja dengan sempurna jika lokasi kita cukup dekat dengan sentral telepon. Paling tidak dalam jarak 2-3 km bentangan kabel biasanya cukup aman untuk digunakan ADSL sampai kecepatan sekitar 8Mbps. Teknologi DSL yang baru dapat mengirimkan dapat pada kecepatan sangat tinggi s/d 100Mbps, tentu untuk jarak yang sangat pendek.
Sambungan ADSL lebih cepat untuk menerima data daripada mengirim data melalui Internet.
Kabel tembaga tua dapat menurunkan kualitas sambungan dan menurunkan kecepatan.
Jasa ADSL tidak ada di wilayah yang tidak ada kabel telepon.

Varian DSL – xDSL

Tentunya banyak varian dari teknologi DSL, beberapa diantaranya adalah

Keluarga ITU Nama Ratifikasi Kecepatan Max.
ADSL G.992.1 G.dmt 1999 7 Mbps down, 800 kbps up
ADSL2 G.992.3 G.dmt.bis 2002 8 Mb/s down,
1 Mbps up
ADSL2plus G.992.5 ADSL2plus 2003 24 Mbps down, 1 Mbps up
ADSL2-RE G.992.3 Reach Extended 2003 8 Mbps down
1 Mbps up
SHDSL G.991.2 G.SHDSL 2001 5.6 Mbps up/down
VDSL G.993.1 Very-high-data-rate DSL 2004 55 Mbps down, 15 Mbps up
VDSL2 G.993.2 Very-high-data-rate DSL 2 2005 100 Mbps up/down

Server Berkemampuan Tinggi Selalu Mahal……….???

Faktor biaya dan kinerja ini merupakan faktor terpenting yang banyak menjadi hambatan pelanggan untuk menggunakan server besar berbasis prosesor Intel. Ganjalan serupa juga membuat prosesor berkemampuan tinggi susah untuk masuk ke mainstream pusat data korporat. Dengan arsitektur standar terbaru yang digagas IBM maka kesan mahal pada sebuah server berkemampuan tinggi berusaha ditepis oleh IBM, berhasilkah?

IBM eServer bisa dibilang adalah pionir dalam menciptakan arsitektur yang andal dengan pendekatan “building block”. Dengan pendekatan tersebut maka pelanggan dimungkinkan untuk mengeluarkan biaya secara bertahap sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kapasitas maksimum server tersebut adalah 16 prosesor dengan kapasitas memori mencapai 64-GB. Vendor-vendor besar lain pada umumnya menawarkan sistem-sistem dengan skala hanya seperduanya dan tidak dapat dikembangkan lebih lanjut, atau mereka mengharuskan pelanggan melakukan investasi besar sejak di awal pembangunan sistem yang sering memberatkan. selain itu arsitektur eServer terbaru ini juga menggunakan pendekatan yang terbuka (proprietary) agar lebih fleksibel.

Sistem server IBM terbaru yang memiliki kemampuan tersebut adalah, IBM eServer x440 yang dilengkapi dengan teknologi Enterprise X-Architecture (EXA). Server ini merupakan hasil dari upaya pengembangan selama 3 tahun dari IBM untuk menciptakan sebuah server papan atas berbasis Intel yang menggunakan teknologi standar di industri dan memiliki kemampuan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi inti yang menggerakkan e-business.

Fleksibilitas terbaik untuk E-business

IBM eServer x440 ini ditargetkan untuk e-business di mana mesin ini dapat digunakan sebagai server tunggal berskala besar yang mungkin menjalankan database berukuran besar atau server dengan kemampuan mendukung sejumlah server virtual yang lebih kecil guna mengkonsolidasikan, misalnya, beberapa server e-mail, menjadi satu server saja dengan tujuan menekan biaya. eServer x440 ini mendukung sistem-sistem pengoperasian Microsoft Windows dan Linux dalam satu konfigurasi SMP, di samping memiliki kapabilitas untuk mendukung hingga empat partisi fisik atau hingga 64 partisi virtual. eServer x440 ini menyediakan platform untuk konsolidasi server dan aplikasi-aplikasi untuk sistem tunggal berskala besar seperti database engine untuk business intelligence.

Digerakkan oleh teknologi Enterprise X-Architecture dari IBM, sistem ini dapat tumbuh hingga 16 prosesor Intel IA-32 Xeon MP dua kali lebih banyak
dibandingkan dengan kompetitor terdekatnya dan empat kali lebih banyak dari kebanyakan sistem yang lain.

Prosesor Intel Xeon MP mengimplementasikan arsitektur cache tiga tingkat yang unik, yang memungkinkan prosesor ini mengakses data yang sering
digunakan dengan lebih cepat lagi dari sebelumnya, sekaligus memperbaiki kinerja sistem secara keseluruhan, kinerja aplikasi back-end dan mempersingkat waktu respon di sejumlah besar aplikasi database dan pengelolaan pelanggan.

Prosesor Intel Xeon MP ini juga mencapai kinerja Front Side Bus setinggi 400-MHz, yang berarti data dikirimkan keluar dan diterima prosesor dengan
kecepatan 3,2-GB per detik. Ini merupakan peningkatan yang substansial dari kecepatan 1,06-GB per detik yang diberikan oleh desain prosesor Pentium III
yang menggunakan kecepatan Front Side Bus 133-MHz.

Prosesor ini juga menggunakan teknologi yang dinamakan Hyper Threading, yang memungkinkan perangkat lunak server yang multi-threaded untuk
melaksanakan sejumlah tugas secara paralel dalam setiap prosesor, dengan demikian memungkinkan pemakaian sumber-sumber daya prosesor yang independen
secara simultan dan lebih efisien.

IBM, seperti yang diungkap Suryo Suwignyo, Country Manager, Enterprise System Group, IBM Indonesia berharap pengenalan teknologi tersebut bisa menjadi era baru di mana teknologi dan kemampuan untuk menciptakan sistem-sistem yang kokoh menjadi amat penting. Seperti kata Suryo, para vendor yang pandai dalam merakit komponen-komponen yang tersedia di pasar akan ditantang untuk memberikan tingkat skala dan keandalan sistem yang dituntut pelanggan yang membutuhkan sistem-sistem seperti ini bagi infrastruktur bisnis mereka.

Inovasi yang ditampilkan

XpandOnDemand : Dengan memberi fitur skalabilitas atau ‘berbelanja hanya pada saat mesin ingin ditingkatkan kemampuannya (XpandOnDemand) akan membantu pengguna mengakomodasi pertumbuhan bisnis yang tidak diduga sebelumnya. Sebagai opsi konfigurasi “bayar sesuai kebutuhan pertumbuhan” yang sederhana, XpandOnDemand adalah alternatif bagi penawaran dari vendor lain yang rumit dan mahal. Bisnis-bisnis dapat mulai dengan satu sistem 4-arah, kemudian meningkatkan dukungan kapasitas perkomputeran hingga menjadi sistem-sistem dengan 16 prosesor dengan menggunakan modul penambahan 4 prosesor bila diperlukan. Komunikasi di antara modul-modul ini berlangsung dengan
kecepatan sangat tinggi, yaitu 3,2 Gigabit per detik, yang mengimbangi kecepatan prosesor-prosesor di server ini.

High Performance Scaling : Dengan hasil skalabilitas 66% dari SAP 2-tier 4-arah sampai 8-arah, x440 mendemonstrasikan kapabilitas kinerja kepemimpinannya dalam menjalankan aplikasi yang sesungguhnya (real-world). Digerakkan oleh Cache Accelerator Server XceL4TM yang baru, yang menempatkan data yang sering digunakan lebih dekat ke mikroprosesor untuk mendapatkan throughput yang lebih baik, xSeries 440 ini dioptimalkan untuk kinerja puncak bagi aplikasi-aplikasi solusi e-business yang mission-critical seperti database, CRM, ERP dan business intelligence.

Densitas : Server berbasis Intel berskala besar dengan tingkat kepadatan (densitas) yang tertinggi di industridengan form factor kompak 14 inci (8U) yang dapat menampung server 16-arah dalam ruang hanya seperlima dari server Unisys yang menjadi pesaingnya. Sistem-sistem 7U 8-arah dari Compaq, Dell dan HP memiliki tingkat densitas 75 % lebih rendah dibandingkan sistem 8-arah eServer x440 dari IBM.

Workload Consolidation : Partisi sistem memungkinkan sebuah server 16-arah menjalankan satu sistem pengoperasian atau dibagi-bagi menjadi sampai 4
partisi server ‘fisik’ dan 64 partisi virtual dengan piranti-piranti (tools) dari perangkat lunak VMWare ESX Server yang menjalankan kombinasi-kombinasi aplikasi Microsoft atau Linux.

Teknologi Perbaikan Dari Dalam eLiza : Active Memory dengan Memory mirroring dan Memory ProteXion yang membantu menjaga agar sistem-sistem
terus bekerja walaupun terjadi kerusakan yang di waktu lampau akan membuat sistem berbasis Intel tidak berfungsi lagi. Fitur-fitur penyembuhan diri yang canggih seperti Real Time Diagnostics, Software Rejuvenation and teknologi Chipkill membantu memprediksi dan memperbaiki masalah yang potensial tanpa harus memutus hubungan server ke jaringan atau mematikan server yang rusak. IBM eServer x440 datang lengkap dengan IBM Director, sebuah solusi pengelolaan sistem yang terintegrasi dan dibuat berdasarkan standar-standar industri. IBM Director ini mendukung berbagai protokol dan platform.

Remote I/O (RIO) : Kemampuan menghubungkan PCI-XI/O dalam jumlah tiga kali lebih besar dibandingkan sistem-sistem pesaing yang menggunakan teknologi yang dipinjam dari sistem-sistem UNIX eServer pSeries papan atas dari IBM. Remote I/O memungkinkan 12 slot PCI/PCI-X untuk ditambahkan dengan jarak beberapa meter di luar server melalui sebuah port interkoneksi berkecepatan tinggi guna meningkatkan keandalan dan fleksibilitas dalam menambahkan peralatan-peralatan I/O seperti sarana penyimpan data dan pengontrol jaringan, fax/modem atau kartu-kartu antar-muka jaringan yang khusus untuk
lingkungan telekomunikasi

Selengkapnya...

Sabtu, 24 Oktober 2009

Tulisan IT

Mengidentifikasi IP address

humm, dari tadi gw ngomongon hacking teruss...tapi ga ngasih tau caranya bagaimana dapatkan IP or gateway server
dari komputer tersebut dengan cara manual tapi ampuh bin dahsyat...hhehehe...
di sini gw bakal ngajarin kamu bagaimana caranya dapetin itu dengan sangad mudah dengan gaya yang keren lach(itu sich menurut gw)

sebelumnya, di sini kamu ga butuh program tambahan dalam melakukan hal ini, yang kamu butuhkan hanya kode-kode dalam DOS

caranya:
1. Kamu klik Start -> Run

2. Ketikan: CMD lalu Enter

3. Ketikan: IPCONFIG lalu Enter

4. Perhatika layar monitor, maka Kamu sudah dapat kan 2 point utama dalah hacking...yaitu IP address dan GATEWAY

5. simpan baik2 hal tersebut...


Pesan GW:
1. Jangan lebay dech or ketergantungan ma software or apalah yang kamu pake buat dapetin IP sendiri...
2. Ini baru awal pembelajaran yang sangat dasar buat gw tentunya...
3. Gw harap kamu bisa kembangkan kemampuan kamu di dalam hal ini
4. Kalo ada hal yang masih kurang dimengerti or ada masukan dari kamu,gw harap banget partisipasinya dalam pengembangan bersama...

nice have fun ^,..,^


Selengkapnya...

Artikel IT

book icon Pictures, Images and Photos ....Jelajahi dunia dengan satu kemudahan dalam satu langkah. Dapatkan semua dunia dalam satu yang terangkum dalam E-book. icon_update Pictures, Images and Photos setiap saat. Bahkan kamu bisa me-request ebook yang ingin kamu cari Silahkan kunjungi dunia mu dalam asyiknya membaca E-book dari warung-rumpi.blogspot.com.

Download Area

down Pictures, Images and Photos Tempatnya kamu mendownload berbagai macam yang ada di dunia internet dengan satu langkah mudah. icon_update Pictures, Images and Photos hari ini adalah Update Anti virus... let`s have Fun ^,..,^

Activity

activity Warung Rumpi punya segala aktifitas yang terjadi. segala macam aktifitas kegiatan kami terangkum dalam sebuah gambar dan tulisan kami. pokoknya seru-seru deh...kalian bisa liat kegiatan kami In My Actifity ...let's see

Followers

 

Sponsor Me

Sponsor Me

Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service
Google PageRank
Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country: